Contoh kasus e-commerce :
Melakukan pembelian
adaptor laptop(notebook) secara online
Belum lama saya mengalami masalah dengan adaptor laptop yang saya miliki. Karena masih garansi saya berpikir untuk menggantinya dengan adaptor yang baru, namun saya tidak mempunyai banyak waktu untuk pergi ke Center nya. Jadi daripada gk bisa buat pake laptop, jadinya saya memutuskan untuk memesan adaptor yang saya inginkan secara online. Saya melihat beberapa referensi dari berbagai forum, akhirnya saya memutuskan untuk membeli di suatu forum. Awalnya saya kurang yakin dengan Toko Online tersebut, karena menurut saya responnya kurang cepat dalam menanggapi pembeli. Namun setelah melihat berbagai komentar-komentar yang bagus-bagus tentang toko online tersebut, akhirny saya mempercayai toko tersebut, dan saya pun memesan satu buah adaptor laptop. Untuk jasa pengantarannya bisa dipilih sendiri, saya memilih yang langsung sampai di esok harinya.Pada ke-esokan harinya saya-pun sudah dapat menggunakan adaptor baru yang saya beli secara online. Sekian pengalaman ber-transaksi online dari saya.
1. Langkah-langkah yang biasanya terjadi dalam melakukan
pembelian barang secara online adalah sebagai berikut:
- Pertama biasanya pembeli mencari barang yang dia
inginkan di website.
- Pembeli melihat berbagai macam referensi dan
melakukan verifikasi terhadap penjual, apakah penjual tersebut dapat dipercaya
atau tidak.
- Biasanya ketika pembeli sudah mendapatkan barang
yang diinginkan dan sudah mempercayai si penjual, maka terjadilah kesepakatan
diantara dua orang tersebut untuk melakukan suatu transaksi.
- Jenis transaksi-pun ada beberapa, bisa dilakukan
dengan COD(Cash On Delivery) , RekBer(Rekening Bersama) ataupun transfer antar
ATM.
- Bagi yang melakukan transaksi ini, kebanyakan
melakukan pembayaran melalui ATM, yang kemudian barang dikirim melalui jasa
pengiriman barang.
- Barang yang telah dipesan dan dibayarkan
terlebih dahulu , biasanya 1-2 hari barang akan sampai ke tangan pembeli.
2. Kelebihan dan Kekurangan :
Kelebihan :
o
Kelebihan dari transaksi ini adalah kita dapat
menghemat waktu kita, karena tidak perlu harus jauh-jauh ke tempat penjual.
(bagi pembeli)
o
Menghemat biaya perjalanan. (bagi pembeli)
o
Hemat tenaga. (bagi pembeli)
o
Hemat waktu. (bagi pembeli)
o
Mudah mendapatkan customer. (bagi penjual)
o
Dapat menjangkau daerah-daerah yang jauh. (bagi
penjual)
Kekurangan :
o
Rentan terhadap penipuan.
o
Sulit untuk mendapatkan kepercayaan.
o
Ketidak-sesuaian kualitas barang.
o
Terkadang masih sering terjadi ketidak-tepatan
waktu pengiriman barang.
3. Keamanan ber-transaksi Online :
Keamanan
dalam bertransaksi online sering kali dipertanyakan, karena sudah begitu banyak
kasus dalam bertansaksi online yang berujung terhadap penipuan maka untuk
menghindari hal tersebut ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti :
- Melakukan chatting atau video call antara
penjual dan pembeli untuk memaksimalkan kesepakatan.
- Melakukan verifikasi atas penjual, seperti
apakah penjual dapat dipercaya dengan melihat testimony-testimony atas si
penjual. Biasanya penjual yang beretikat baik pastinya testimony yang diberikan
terhadapnya baik-baik dan tidak pernah ada masalah.